Ads Here

Friday, July 9, 2021

Ribuan Tahun Membeku, Mahkluk Ini Hidup Lagi!

 

Sumber : Istimewa

KARTU MUAda makhluk ajaib di bawah tanah di lapisan es Siberia. Makhluk ini sudah ribuan tahun terbaring tertidur. Anehnya, bukan hanya hidup lagi, makhluk ini langsung bereproduksi begitu terbangun dari tidur panjangnya.


"Laporan kami adalah bukti tersulit sampai hari ini bahwa hewan multiseluler dapat bertahan selama puluhan ribu tahun dalam kriptobiosis, keadaan metabolisme yang hampir sepenuhnya terhenti," ungkap ahli biologi Stas Malavin dari Soil Cryology Laboratory di Institute of Physicochemical and Biological Problems.


Makhluk tersebut merupakan salah satu invertebrata mikroskopis yang disebut rotifera. Binatang air kecil ini hidup di perairan di seluruh dunia, dan kemampuan mereka bertahan hidup dalam kondisi seperti pembekuan dan dehidrasi telah menarik minat banyak ahli.

Dikutip dari Science Alert, Selasa 8 Juni 2021, studi dan eksperimen sebelumnya memang telah menunjukkan bahwa mereka dapat bertahan hidup selama bertahun-tahun dalam keadaan kriptobiosis, di mana tubuh menghentikan semua fungsi biologis alias mati suri. Dalam keadaan beku, ahli mengetahui bahwa mereka bisa bertahan selama satu dekade.


Pemulihan rotifera, spesies air tawar dari genus Adineta, menunjukkan bahwa pemulihan nematoda bukan hanya kebetulan. Sampel permafrost dikumpulkan dari 3,5 meter atau 11,5 kaki di bawah tanah di Sungai Alazeya di Siberia Utara. Sungai tersebut berisi lempung kaya es dari Pleistosen Akhir. Sampel itu diperkirakan berusia sekitar 24 ribu tahun.


Tim peneliti berharap untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan harapan mengidentifikasi apa yang menyebabkan mereka bertahan dalam waktu yang lama. Ini berkemungkinan dapat membantu mengidentifikasi cara untuk melindungi sel-sel organisme yang lebih kompleks.


"Organisme multiseluler dapat dibekukan dan disimpan seperti itu selama ribuan tahun dan kemudian hidup kembali merupakan impian banyak penulis fiksi," kata Malavin.


"Tentu saja, semakin kompleks organisme, semakin sulit untuk mengawetkannya agar tetap hidup dalam kondisi beku dan, untuk mamalia, saat ini tidak mungkin. Akan tetapi, berpindah dari organisme bersel tunggal ke organisme dengan usus dan otak, meskipun mikroskopis, merupakan langkah maju yang besar," tandasnya. Penelitian ini telah dipublikasikan di Current Biology.


No comments:

Post a Comment