Derby London. Sumber foto: suara.com
Kartu Mu - Tottenham Hotspur yang kali ini akan mendapat ujian berat akhir pekan ini saat harus menghadapi Chelsea. Berikut 10 fakta Tottenham Vs Chelsea.
Tottenham yang pada pekan lalu saja mereka telah menelan kekalahan 0-3 di kandang Palace. Ini tentu telah menghapus performa apik mereka di tiga pekan pertama saat mereka mampu meraih kemenangan dengan berhasil mencetak tiga gol dan tanpa mengalami kebobolan.
Tentu saja Tottenham saat ini boleh terpuruk lagi dan harus segera bangkit sesegera mungkin, jika saya ini mereka masih ingin bersaing di papan atas Liga Inggris. Masalahnya, Tottenham akan bertemu tim kuat di Tottenham Hotspur stadium, di hari Minggu (19/9/2021) malam WIB, kontra Chelsea.
Chelsea pada musim ini masih tangguh karena hanya kebobolan satu gol dan telah berhasil membuat sembilan gol. Di bawah Thomas Tuchel, Chelsea jadi tim yang paling sulit ditembus.
Bisakah Tottenham saat ini mengejutkan Chelsea atau malah The Blues akan tetap berjaya? Berikut 10 fakta Tottenham vs Chelsea yang dikutip Opta
- Tottenham telah kebobolan paling banyak di Premier League saat mereka menghadapi Chelsea (103) ketimbang lawan tim lainnya. Sementara Tottenham hanya kalah lebih banyak saat menghadapi Man United (36) ketimbang bertemu The Blues (31).
- Chelsea yang telah memenangi dua pertandingan tandang terakhir menghadapi Tottenham, sama dengan 13 kali kunjungan sebelumnya (5 imbang 6 kalah). Terakhir kali mereka bisa memenangi tiga laga tandang melawan Spurs adalah April tahun 2004 hingga Agustus 2005.
- Tottenham yang kalah empat kali dari enam pertandingan Derby London terakhir (2 menang), sama banyaknya dari 18 pertandingan sebelumnya. Spurs juga masih kalah di dua pertandingan Derby London terakhir, kalah tiga laga secara beruntun di bulan Agustus 2005 - laga ketiganya saat mereka menjamu Chelsea di kandang.
- Chelsea yang telah berhasil memenangi lima pertandingan tandang terakhir di Derby London - Mereka tidak pernah menang di enam laga tandang secara beruntun sebelumnya.
- Hanya dua kali saja Tottenham pernah memulai musim dengan hasil tiga kemenangan kandang beruntun, yakni pada musim 2000/2001 dan 2002/2003. Spurs memenangi delapan dari 10 pertandingan terakhir di Tottenham Hotspur stadium (2 kalah), punya enam clean sheet.
- Chelsea yang saat ini berhasil mencatatkan clean sheet sebanyak 61 persen dari total laga Premier League bareng Thomas Tuchel (14/23) - ini adalah rasio terbanyak di antara manajer di satu klub spesifik di kompetisi itu (minimal 10 laga).
- Tottenham yang hanya bisa melepaskan rataan 9,5 shot per laga di kompetisi Premier League bersama Nuno Espirito Santo musim ini, rasio tembakan terendah sepanjang sejarah klub itu di kompetisi (sejak 2003/2004). Sementara hanya Watford (2,3) dan Leicester (3,4) yang punya rasio bikin gol lebih rendah ketimbang Spurs musim ini (3,7).
- Setelah berhasil membuat tiga gol di empat pertemuan pertamanya melawan Chelsea, Harry Kane hanya bisa bikin satu gol dari delapan pertemuan terakhir mereka di kompetisi. Meski dengan demikian, Kane yang telah terlibat dalam hadirnya 12 gol dari sembilan pertandingan Derby London terakhir di Tottenham Hotspur stadium (7 gol, 5 assist)
- Romelu Lukaku dan Reece James adalah pemain yang mencetak gol Chelsea saat mengalahkan Arsenal 2-0 bulan lalu - Di era Premier League, hanya ada dua pemain yang mencetak gol untuk Blues di laga tandang saat mereka menghadapi Arsenal dan Tottenham di musim sama; Marcos Alonso di 2017/2018 serta Juan Mata (2012/2013).
- Sejak datang ke Premier League bareng Wolves pada tahun 2018, tim asuhan Nuno Espirito Santo masih gagal untuk mencetak gol di babak pertama sebanyak 83 kali dari 118 laga, lebih banyak ketimbang manajer lain. Itu telah setara dengan 70 persen dari total laga, rasio tertinggi di antara manajer dengan minimal dua musim melatih klub sejak 2018/2019.

No comments:
Post a Comment